“ wahai para koruptor pernahkah kamu mendengarkan suara hati para rakyatmu … “
Kepintaran semata-mata tidak berarti lagi jikalau seseorang menyalahgunakannya untuk hal yang dapat merugikan orang lain. Negara kita adalah Negara yang penuh dengan kekayaan alam yang seharusnya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Tapi kenyataanya justru sebaliknya yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Entah apa yang bisa dibanggakan dari Indonesia mungkin adalah korupsinya yang semakin merajalela. Para bangsawan berlomba-lomba untuk meningkatkan kekayaannya. Entah apa yang mereka pikirkan apakah mereka merasa senang atau ada kepuasan tersendiri bila menipu orang lain.
Wahai para koruptor para koruptor lihatlah sejenak akibat yang kau timbulkan atas perbuatanmu kemiskinan merajalela dari hari ke hari tak jua berkurang. Siapakah yang patut disalahkan dalam peristiwa ini ? mungkinkah pemimpin kita yang kurang tegas atas kepemimpinannya ? apakah peran pemimpin kita bertanggung jawab atas semua bawahannya ? lalu apakah guna pemimpin jikalau tidak bisa memimpin negrinya kea rah yang lebih baik ?
Mungkinkah semua yang terjadi karena hukum di indonesia kurang tegas. Apakah hukum yang berlaku di Indonesia hanya untuk kaum yang beruang ? mungkin benar hukum di Indonesia dapat dibeli dengan uang. Mengapa kasus pembunuhan berencana, teroris, dan narkoba dapat dihukum mati sedangkan korupsi hanya dihukum 4-5 tahun. Sungguh teragis hukum di Indonesia hanya untuk yang kaum yang beruang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar